Selasa, 02 April 2013

Butuh Bukti?

Suatu hari seseorang yang tidak percaya Tuhan sedang berjalan-jalan di pinggir pantai. Hatinya sangat senang karena hari ini ia berhasil "memenangkan" perdebatan dengan temannya mengenai Alkitab dan kebangkitan. Temannya itu tidak bisa membuktikan secara scientific mengenai kebangkitan Yesus. 

Kemenangan ini menambah catatan deretan kemenangan lain dalam mengolok-olok isi Alkitab, mulai dari teori penciptaan, perkembangan jumlah manusia, perbedaan pandangan dalam kitab Injil, dan lain-lain. 

Tiba-tiba dalam perjalanan santainya, ia melihat seorang anak sedang melakukan sesuatu yang menarik. Anak tersebut membuat parit dari batas air laut dengan pasir menuju suatu lubang yang ia gali di pantai.

"Hei nak, apa yang kau lakukan?" tanyanya
"Aku sedang berusaha mengalirkan seluruh air laut ke dalam lubang ini " jawab anak itu


"Hahaha...bodoh sekali, mana mungkin lubang sekecil itu bisa menampung seluruh air laut" ejek orang tersebut
"Hei,bukankah yang kulakukan sama seperti yang kau lakukan selama ini? berusaha mengerti kebesaran Tuhan melalui otak manusiamu yang kecil ? "

Sebuah balasan yang telak. Mempertanyakan mengenai Tuhan tidak akan ada habisnya. 
Percaya Yesus karena iman, bukan karena teori-teori ilmu pengetahuan.

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman" (Efesus 2:8)
"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat."(Ibrani 11:1)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar