Sabtu, 04 Mei 2013

Bahagia

Pada suatu sore, Pak Tani dan istrinya pulang dari sawah menuju ke rumah mereka yang cukup jauh. Mereka berjalan pulang melalui sisi sebuah jalan beraspal . Seperti hari-hari sebelumnya mereka berjalan berdampingan dan membicarakan hal-hal di sekitar mereka. "Enak ya Bu, kalau kita punya mobil, kita bisa berjalan pulang tanpa kepanasan , dan tidak perlu capek-capek" ujar Pak Tani saat ia melihat sebuah mobil sedan melintas di jalan. Istrinya mengangguk tanda setuju.

Tanpa mereka ketahui di dalam mobil tersebut, seorang pegawai swasta bernama Toni melihat mereka dan berpikir "wah enak ya kalau jadi seperti Pak Tani itu, bisa pulang berjalan bersama istri sambil ngobrol. Dibandingkan diri saya yang selalu sibuk dengan pekerjaan dan tidak punya banyak waktu untuk keluarga "

Manusia memiliki kecenderungan untuk membandingkan diri dengan kebahagiaan orang lain dan tidak pernah puas. Di Alkitab pun pernah terjadi hal-hal buruk karena merasa tidak bahagia sehingga menginginkan milik orang lain, seperti Izebel yang menginginkan kebun anggur milik Nabot, atau Daud yang ingin merebut istri bawahannya. Perasaan tidak cukup dan ingin lebih menjadi sumber masalah.

Bahkan Yohanes Pembaptis secara khusus memberikan teguran agar setiap orang mencukupkan diri dengan pendapatannya 


Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: "Guru, apakah yang harus kami perbuat?"
 Jawabnya: "Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu."
 Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka: "Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu."
Lukas 3 : 12-14

Tuhan selalu mencukupkan kebutuhan kita . Ia akan memberikan kepada kita disaat kita membutuhkan. Orang lain yang memiliki lebih banyak dari kita, belum tentu kehidupannya lebih bahagia. 
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

Ibrani 13:5

saat kita merasa "cukup" maka kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.
Tuhan memberkati

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar