Senin, 13 Mei 2013

Berjalan Bersama Yesus


Saat berjalan bersama dengan orang yang kita cintai atau kita kasihi, kemanapun tujuan perjalananan kita akan merasakan sukacita. Seperti yang dialami oleh seorang rekan ketika ia baru saja "jadian" atau berpacaran dengan seseorang yang ia cintai. Mereka berencana untuk foto-foto di suatu tempat yang terkenal dengan pemandangannya yang cukup indah. Tetapi apa daya ternyata di hari itu hujan deras mengguyur dan tempat tersebut menjadi basah dan banyak genangan air. Yang lebih menyulitkan lagi setiap jengkal tanah yang diinjak akan amblas ke bawah dan mengotori alas kaki yang mereka pakai.

Bukannya bersungut-sungut atau marah, mereka tetap bersikap santai dan bercanda satu sama
lain. Bahkan di momen ini mereka bisa saling bergandengan tangan melewati medan yang becek dan kotor. Dan pada akhirnya tujuan mereka untuk mengambil beberapa foto pun tercapai.

Kita melewati hidup kita juga dengan seorang sosok yang kita kasihi yaitu Tuhan kita Yesus. Bersama Nya kita melalui berbagai rintangan, bahkan dalam Mazmur disebutkan kita juga melewati lembah kekelaman atau masa-masa yang tidak enak. Tetapi seperti pengalaman teman saya itu, bersama Yesus yang kita kasihi, kita dapat tetap bersukacita melewati semua hal-hal yang tidak enak. Kita dapat tetap berpegang kepadaNya yang akan selalu menjaga kita.

Kalau manusia (yang tidak sempurna) saja saat mencintai kita mau menjaga kita di dalam kesulitan apalagi Yesus yang mengasihi kita tanpa syarat, Ia akan menjaga kita dimanapun, kapanpun dan pada situasi apapun. 

Tuhan memberkati!

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. ( Mazmur 23:4 )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar