Minggu, 30 Juni 2013

Awas Investasi Bodong!

 Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
Amsal 14:12

Investasi bodong atau investasi bohong-bohongan terus menerus bermunculan. Terutama di forum-forum internet. Yang ditawarkan adalah, klien menyetorkan sejumlah uang untuk mendapatkan bunga yang tinggi dari uang yang di investasikan. Misalnya dengan modal 10 juta, setiap bulan dijanjikan 5% nya yaitu 500 ribu rupiah. Tidak jarang ada pihak-pihak yang berani menawarkan bunga yang lebih tinggi dari 5%.

Jumat, 28 Juni 2013

Apa Bedanya?

Melihat isi tulisan-tulisan di facebook hari ini (Jumat), saya cukup penasaran dengan banyaknya komentar mengenai penyiraman air yang dilakukan seorang tokoh masyarakat terhadap seorang sosiolog. Setelah mencari tahu, ternyata kejadian ini menjadi begitu cepat menyebar karena peristiwa terjadi ketika sedang dalam acara siaran langsung di sebuah TV swasta. Dengan semakin canggihnya jaman, media sosial seperti facebook, twitter, berita elektronik langsung menyebarkan kejadian ini.

(Adegan penyiraman air yang disiarkan langsung)

Selamat datang di Procrasti Nation!


Procrastination (dalam Bahasa Indonesia Prokrastinasi) adalah istilah yang berarti menunda suatu pekerjaan atau kegiatan. Istilah ini kemudian diplesetkan menjadi sebuah gambar yang menarik. Dimana Procrastination diandaikan sebuah negara (nation) yang terdiri dari beberapa wilayah yaitu solitaireitory (hmm...siapa yang gemar main solitaire di kantor?), snack sector (menghabiskan waktu untuk ngemil atau jajan), napland (tidur siang berlebihan), surfside (berlama-lama dengan Facebook dan sejenisnya), range of excuses (berbagai alasan untuk menunda), doodle district (corat-coret tidak jelas), game zone (main game tanpa kenal waktu).

Kamis, 27 Juni 2013

Bapa Kami

Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 
datanglah Kerajaan-Mu, 
jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, 
tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. 
(Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Ini merupakan doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridNya. Yang kemudian secara turun temurun doa ini dijadikan doa "wajib" umat para pengikut Yesus sampai sekarang. Dalam ibadah di beberapa gereja, doa ini pasti diselipkan di salah satu urutan liturgi untuk didoakan bersama-sama. Atau sebagai penutup doa syafaat.

Bagi saya sendiri, doa ini saya ucapkan ketika saya dalam keadaan yang buruk dan tidak tahu harus bagaimana lagi. Di saat seperti ini saya tidak tahu apa yang harus saya doakan, karena situasinya serba salah. Mau bertindak apapun sepertinya tidak bisa.

Rabu, 26 Juni 2013

Flop

Pertama kali mengenal istilah flop adalah dari pelajaran olahraga versi teori di jaman SD. Ada satu jenis tehnik lompat tinggi yang dinamakan flop. Dimana lompatan akan membentuk sebuah kurva. Istilah flop kemudian saya temui ketika mempelajari marketing, dimana hal ini berarti penurunan, atau kondisi menuju titik bawah. 

Dalam kehidupan sehari-hari pun kita bisa mengalami flop, masa-masa jenuh, masa-masa dimana pekerjaan kurang berhasil atau masa-masa saat tugas studi hasilnya tidak sesuai harapan. Alkitab turut mencatat kondisi flop yang dialami oleh tokoh-tokoh di dalamnya. Nabi Elia pernah merasa begitu down saat mengetahui Izebel tetap ingin membunuhnya walaupun saat itu Elia berhasil menang melawan nabi-nabi Baal. Elia menjadi begitu ketakutan saat mendengar ancaman dari Izebel.

Selasa, 25 Juni 2013

Sifra dan Pua


Nama Sifra dan Pua, untuk sebagian besar orang mungkin bukan nama yang mudah untuk diingat. Nama mereka hanya disebutkan sebanyak satu kali di dalam Alkitab yaitu pada Keluaran 1:15. Walaupun tidak setenar Musa, Yosua, Daud , Samuel dan lain-lain, akan tetapi peranan Sifra dan Pua sangatlah besar di dalam sejarah yang tercatat di Alkitab. Bahkan Tuhan sendiri mengingat perbuatan baik yang mereka lakukan.

Pada Keluaran pasalnya yang pertama, dikisahkan bahwa ada seorang Raja atau Firaun di Mesir yang sudah melupakan mengenai jasa-jasa Yusuf. Sebaliknya , ia merasa khawatir dengan bangsa yang dibawa oleh Yusuf untuk menetap di Mesir, yaitu bangsa Ibrani. Firaun lalu berusaha untuk menindas agar bangsa tersebut tidak semakin banyak jumlahnya, karena ia takut suatu saat bangsa Ibrani akan memberontak dan menyulitkan bangsa Mesir.

Senin, 24 Juni 2013

Antara Murid dan Fans


Miris hati ini tiap kali melihat debat yang terjadi di dunia maya mengenai pribadi Yesus Kristus di forum-forum online, baik milis maupun sosial media. Setiap orang yang anonim ini tiba-tiba menjelma menjadi teolog, sekaligus apolog bagi agamanya (bukan bagi Tuhan walaupun mereka merasa seperti itu), memperdebatkan sesuatu (atau lebih tepatnya Seseorang) . 

Menjadi lebih miris, ketika mereka yang mengklaim sebagai orang percaya, pengikut, atau bahkan murid dari Kristus, ikut terjerumus dalam jurang tanpa dasar ini. Polanya sederhana; menjelekkan tokoh yang menjadi junjungan agama lain agar tokoh yang menjadi junjungannya terlihat lebih baik. Sampai melibatkan kata-kata kasar yang pasti akan disensor dengan bunyi jika ditayangkan di televisi.

Minggu, 23 Juni 2013

Anda Memenangkan 1 Juta Dollar!

Sejak saya memiliki account email atau alamat email, sering saya mendapatkan email dari orang yang tidak dikenal, dengan judul email (biasanya dalam bahasa Inggris) : Congratulations, you won 1.000.000 US Dollar! Jumlah yang sungguh banyak bukan?

Selain uang kaget yang ditawarkan melalui lotere atau undian yang dimenangkan, ada pula, email yang berisi bahwa ada seseorang yang tidak dikenal yang berada di Afrika yang mau mewariskan uangnya kepada saya. Atau tipe cerita yang lain adalah seorang mantan pejabat di Afrika atau Amerika Selatan membutuhkan rekening bank saya untuk menitipkan sejumlah uang.

Sabtu, 22 Juni 2013

Menjadi Man of Steel


Superman si manusia besi kembali hadir di layar lebar. Dengan mengusung judul "Man of Steel" , Henry Cavill berhasil memukau penonton dengan aksinya sebagai Super Man. Selain aksi yang menarik, penampilan fisik Henry pun terbilang prima, ia sigap dalam bergerak dan memiliki otot-otot yang menonjol dengan jelas sebagai lambang kekuatan dari Superman. 

Jumat, 21 Juni 2013

Menikmati Tekanan



Roma 8:28

               Terjadinya krisis moneter 1998 memunculkan dua fenomena yang saling bertolak belakang. Ketika jutaan angkatan kerja mengalami PHK akibat perusahaan tak lagi sanggup memutar roda bisnis dan menggaji karyawan, banyak orang menjadi stres. Angka kriminalitas pun meninggi. Namun di sisi lain, banyak bermunculan wirausahawan baru dengan jenis usaha yang kreatif. Ternyata banyak orang berubah jalur menjadi entrepreneur karena dipaksa oleh situasi. Siapa yang menyangka bahwa beberapa tahun kemudian, para wirausahawan dadakan tadi hidupnya ternyata menjadi jauh lebih makmur ketimbang ketika masih menjadi orang gajian (karyawan)? Harold W. Ruoff berkata, “Saat menghadapi kesulitan, beberapa orang tumbuh sayap, sedang yang lain mencari tongkat penyangga.”


Kamis, 20 Juni 2013

Ngaca Dulu Deh

Deddy Corbuzier, seorang pesulap yang kini lebih sering tampil membawakan acara Hitam Putih di televisi, beberapa waktu lalu dibuatkan "Speech Composing" oleh Eka Gustiwa. "Speech Composing" adalah rangkaian kata-kata yang kemudian dengan tehnik komputer dibuat seperti lagu. Saat itu Deddy sedang menceritakan ilustrasi yang menarik. Ia mengatakan bahwa sebuah benda, yaitu serutan model jaman dahulu biasanya mempunyai sebuah cermin.


Rabu, 19 Juni 2013

Barisan Kopi

Ada salah satu ilustrasi menarik pada buku mengenai salesman yang pernah saya baca. Dikatakan bahwa di setiap kantor pasti ada "barisan kopi". Istilah ini ditujukkan untuk orang-orang yang gemar menghabiskan waktu di tempat tersedianya kopi di kantor (tempat mereka bekerja). Biasanya sambil ngopi, kumpulan orang ini mengeluhkan mengenai kondisi kerja yang mereka alami, boss yang tidak bijaksana, klien yang rewel sampai rasa iri terhadap rekan lain yang sukses.

"Barisan kopi" ini selalu menciptakan atmosfer yang negatif, penuh rasa iri dan dengki. Mereka menciptakan iklim kerja yang tidak produktif. Mungkin Anda pernah merasakannya , kelompok-kelompok yang negativistik, baik di tempat studi, pelayanan maupun tempat kerja. Julukannya tidak selalu harus "Barisan Kopi", tetapi pada intinya kegiatan mereka sama, membicarakan yang buruk dan membuang-buang waktu.

Bila Anda berada pada grup ini, segeralah keluar dan mencari pergaulan yang lebih sehat dan membangun. Suasana yang positif akan meningkatkan kinerja kita, dan tentunya juga akan memberikan efek yang baik. Sementara "Barisan Kopi" asik ngedumel, ada orang-orang lain di waktu bersamaan yang memanfaatkan waktu untuk bekerja keras dan meraih keberhasilan. Sementara kita bermalas-malas, ada orang di luar sana yang sedang berusaha untuk sukses, dan kalau beberapa tahun ke depan mereka lebih sukses, tidak patut kita iri, karena kita banyak menghabiskan waktu bersama "Barisan Kopi".

Will Smith, seorang aktor sukses, dalam suatu wawancara pernah berkata :
" jangan pikir kesuksesan saya diperoleh secara instan, sementara orang lain tidur, saya masih bekerja, demikian juga ketika orang lain makan, saya masih bekerja. Saya terus bekerja dan fokus untuk meraih cita-cita saya"

Waktu yang berlalu tidak bisa terganti, manfaatkan dengan sebaik-baiknya
Tuhan memberkati!

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh
Mazmur 1:1


Senin, 17 Juni 2013

Sumber Kebahagiaan

Saat keuangan menipis, kita menjadi tidak bahagia = sumber kebahagiaan adalah uang
Saat pasangan bete , kita menjadi tidak bahagia = sumber kebahagiaan adalah pasangan hidup/pacar
Saat atasan marah-marah, kita jadi tidak bahagia = sumber kebahagiaan adalah boss
Saat karir kita kurang begitu bagus, kita jadi tidak bahagia = sumber kebahagiaan adalah karir

Memang benar hal-hal di atas bisa membuat kita bahagia, bisa juga tidak. Tetapi jangan lupakan siapakah pencipta kebahagiaan sesungguhnya? Dialah Tuhan kita Yesus. Bila kita memiliki Dia sebagai sumber kehidupan kita, kita tidak akan merasa kekurangan walaupun dalam kondisi kurang, kita tidak merasa terbeban walaupun banyak masalah. Karena kita memiliki Dia yang memelihara kehidupan kita.


Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Yohanes 15:4-5

Dialah sumber kehidupan kita, dekat dengan Nya, akan membuat kita seperti ranting pohon anggur yang berbuah. Tetapi kalau kita jauh dari Nya , kita seperti ranting yang terputus dari pohon, kita akan "mati"

Mari fokus kepada Dia yang mampu memberikan berkat, bukan kepada hal-hal duniawi yang kita anggap mampu membuat kita bahagia.

Tuhan memberkati
*tulisan terinspirasi dari kotbah yang pernah didengar.

Baca Juga :
Bahagia
Sukacita

Jangan lupa untuk ikut dalam kuis berhadiah

Minggu, 16 Juni 2013

Kristus Yesus


Kristus Yesus berarti Yesus sang Juruselamat, atau Juruselamat yang dipilih. Bagi saya sendiri figur Kristus Yesus bukan sekedar tokoh Alkitab yang hanya dikenal dari tulisan-tulisan saja. Tetapi ia adalah benar-benar Juruselamat pribadi saya. Sebagai pemilik domain kristusyesus.com , saya sendiri awalnya bukanlah seorang pengikut Kristus.

Saya menjadi pengikut Kristus prosesnya terjadi di tahun 1999. Saat acara Natal (saya bersekolah di sekolah Kristen), seorang pendeta dalam kotbahnya berkata bahwa kalau kamu terima Yesus sebagai Juruselamat, Ia mampu menyelesaikan apapun masalahmu. Ketika itu saya tidak terlalu ingat detil mengenai keseluruhan isi kotbah yang disampaikan karena memang saya tidak tertarik, hanya deretan kata-kata itu yang saya ingat.

Terima Banyak Dituntut banyak



Matius 25:14-30

               
           Rasa nyaman dan tanggung jawab merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Jika Anda bermimpi memiliki untuk memiliki jabatan atau karir yang cemerlang, pertanyaan pertama yang harus Anda jawab adalah, apakah kelak ketika doamu dijawab Anda siap untuk menerima tanggung jawab yang  pasti akan lebih banyak? Bila saat ini jabatan Anda adalah staf, tanggung jawab Anda hanya sebatas tugas inti saja. Saat Anda dipromosikan menjadi supervisor, tanggung jawab Anda bertambah, meliputi tugas inti dan mengawasi pekerjaan staf. Demikian juga ketika karir Anda naik menjadi manajer. Puncaknya ketika menjadi Direktur, Anda harus memikirkan “nasib” karyawan satu kantor. Berat sekali ternyata!
               

Sabtu, 15 Juni 2013

Jokowi yang Cool

Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar
Amsal 14 :17

Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.
Amsal 14:29
  
Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan
Amsal 15:18

Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.
Amsal 16:32

Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.
Amsal 19:11

Dengan kesabaran seorang penguasa dapat diyakinkan dan lidah lembut mematahkan tulang.
Amsal 25:15

6 ayat mengenai kesabaran yang berasal dari kitab Amsal, sangat menarik dan relevan untuk kehidupan sehari-hari. Kesabaran disini tidak diartikan sebagai berpasrah diri dan malas berjuang. Tetapi lebih kepada pengendalian diri dalam bersikap. Saat marah tidak meledak-ledak dan mengatakan hal-hal yang tidak perlu. Salah satu contoh sikap sabar yang dapat kita pelajari adalah pada diri Jokowi, Gubernur DKI saat ini.


Sebelum beliau menjadi  Gubernur, banyak orang meragukan kemampuan Jokowi. Bahkan partai-partai besar cenderung meremehkan. Ditambah lagi adanya ormas-ormas tertentu yang merasa "asli Jakarta" seringkali mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan dan kasar terhadap Jokowi dan pendukungnya. Seperti ungkapan "yang milih Jokowi pindah aja ke Solo". Tetapi Jokowi selalu menanggapi dengan sikap yang "cool", dalam setiap wawancara ia tidak pernah marah-marah atau menyerang balik lawan politiknya.

Salah satu cerita yang cukup dikenal lagi adalah ketika Jokowi masih menjadi walikota Solo, ia melarang pendirian mal di daerahnya. Ketika itu Gubernur Jawa Tengah marah kepada Jokowi dan terang-terangan di media menyebut bahwa "Jokowi bodoh karena menentang Gubernur". Ketika itu juga, Jokowi tidak membalas dengan "panas", ia seperti biasa menanggapi dengan santai dan penuh pengendalian diri.

Sifat Jokowi yang "cool" ini turut mengangkat popularitasnya. Karena jarang sekali ada sosok pimpinan seperti itu.

Tulisan ini tentu saja bukan sedang ingin mempromosikan sosok Jokowi. Tetapi lebih pada penekanan bahwa apa yang tertulis di Amsal memang benar adanya dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ayat-ayat tersebut bukan hanya untuk motivasi sesaat atau dijadikan status facebook, tetapi untuk memberikan hikmat bagaimana kita bisa bersikap di masyarakat.

Tuhan memberkati!

Jumat, 14 Juni 2013

Bisa Bangkit Lagi

Seusai Perang Dunia ke 2, Jepang mengalami keterpurukkan ekonomi. Mereka keluar sebagai negara yang kalah dan menderita kerugian yang tidak sedikit. Ditambah lagi, Hiroshima dan Nagasaki hancur lebur karena bom atom. Memasuki era yang baru, Jepang memang kehilangan dalam hal materi, tetapi mereka tidak kehilangan semangat kerja yang tinggi. Negara Jepang terus membangun dan saat ini menjadi salah satu negara dengan perekonomian paling maju. Mereka "menyerbu" negara lain dengan produk-produk berkualitas, dan merk-merk Jepang merajalela dimana-mana, seperti Toyota, Honda, Sony, dan lain-lain.


Bila saat ini , ada diantara kita yang sedang banyak kehilangan atau mengalami kerugian. Ada satu hal yang kita imani tidak hilang, yaitu kasih Tuhan kepada kita. Ia telah bangkit dan menebus dosa kita, tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi Nya. Mungkin kita mengalami "kekalahan" dalam "perang" di hidup kita, entah itu kerugian materi karena bisnis, putus dengan pacar, gagal dalam studi, dan lain sebagainya. Kita memilki pilihan , apakah mau diam-diam dan meratapi nasib, atau bangkit kembali dengan iman percaya kita.

Bangsa Jepang bisa saja meratapi diri dan mengemis minta belas kasihan karena ekonominya ambruk, tetapi mereka tidak memilih jalan tersebut, mereka bekerja keras dan bangkit , bahkan bisa mensejajarkan diri sebagai bangsa yang maju. Saat kita berusaha kembali, kita pun bisa mengalami tidak hanya bangkit tetapi mendapatkan lebih dari apa yang dulu sudah hilang.

Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

2 Timotius 1:7

Percaya bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan kepada kita untuk bangkit dari keterpurukan dan tidak tunduk atau mengasihani diri sendiri.

Tuhan memberkati!

Kamis, 13 Juni 2013

Datang Dari Masa Depan


Wahyu 1:8


              
             Tahun 2000 lalu dunia dikejutkan oleh pernyataan seorang pria yang mengaku datang dari tahun 2036. John Titor, mengaku lahir tahun 1998 di Florida. Ia mampir di tahun 2000-2001 untuk melihat keluarganya. Titor adalah seorang prajurit yang mengemban tugas dengan misi kembali ke tahun 1975 untuk mengambil komputer IBM 5100 yang di dalamnya terdapat bahasa UNIX (sebuah nama sistem operasi komputer) yang dapat memecahkan beragam bahasa UNIX di masa depan.
           Terjadi pro dan kontra mengenai asal-usul orang ini karena John Titor dapat mengungkapkan hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Sampai akhirnya John Titor menghilang – katanya kembali lagi ke tahun 2036 – kemunculannya tetap menjadi perdebatan, benarkah ada manusia yang datang dari masa depan dan bisa kembali ke masa lalu?
                Dewasa ini banyak oknum yang mengklaim diri mampu melihat ke masa depan. Profesi paranormal, cenayang, dan peramal menjadi tempat favorit bagi sejumlah orang untuk melihat peruntungan, jodoh, sampai prospek bisnisnya di masa depan. Benarkah ada orang yang bisa bolak-balik pergi ke masa depan?
                Secara kodrati, manusia diciptakan untuk hidup right here, right now (di sini, saat ini). Kita hanya bisa menghidupi hari ini dan tidak bisa berada di beberapa tempat sekaligus dalam waktu yang sama. Firman Tuhan di dalam Wahyu 1:8 berkata, “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.” Hanya Tuhan yang memiliki kuasa untuk menembus dimensi ruang dan waktu karena memang Dialah Sang Pencipta waktu dan kehidupan.
                Jauh sebelum kita ada di dunia, Tuhan sudah membentuk hari-hari kita, bahkan sebelum kita sendiri menjalaninya (Mzm 139:16). Ia tahu persis jalan-jalan hidup kita (Ayb 23:10). Daripada mempercayakan nasib kita kepada orang-orang yang belum tentu bisa menyelamatkan dirinya sendiri, lebih baik menaruhnya di tangan yang tepat, yakni Tuhan sendiri. Mari berusaha untuk menjadi sahabatnya Allah, caranya dengan taat menuruti perintahNya (Yoh 15:14). Dengan menjadi sahabat Allah, Ia akan memberitahukan kepada kita segala sesuatu yang akan terjadi (Yoh 15:15, Mzm 16:11).
                Tuhan pernah melakukan hal tersebut di Perjanjian Lama saat Allah memberitahukan kepada Abraham apa yang akan Ia lakukan kepada Sodom dan Gomora (Kej 18:17-33). Apapun masalah yang sedang Anda hadapi saat ini, mendekatkah kepada Allah. Ia akan memberi hikmat bagi kita, apa yang harus kita lakukan. Masa depan kita indah di tanganNya. Mari terus belajar untuk peka mendengar suaraNya. Setiap tuntunan yang Ia sampaikan akan mengantar kita kepada tujuanNya yang mulia.

DOA
Bapa, seringkali masalah yang datang bertubi-tubi membuatku tak mampu melihat jalan yang harus kutempuh. Aku butuh tuntunan tanganMu. Bawaku ke tempat terbaik di mana Engkau sudah menentukan aku untuk berada di sana. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


Percayakan masa depanmu kepada Dia yang sudah pernah datang dari sana dan hendak membawamu ke sana.

Ditulis oleh Ishak Manik

Selasa, 11 Juni 2013

Bagai Timun dan Tomat di pinggir Nasi Goreng


Nasi goreng adalah makanan yang populer di Indonesia. Membuatnya pun mudah dan harganya terjangkau. Nasi goreng bisa dicampur dengan daging ayam, daging kambing, sosis, telur, dan sebagainya. Di beberapa tempat, bila kita memesan nasi goreng, biasanya di bagian pinggir piring akan diberi irisan timun dan tomat. Tentu bukan untuk pengimbang gizi karena yang diberikan hanya 2 iris timun dan 1 iris tomat. Tidak jarang timun dan tomat ini disia-siakan oleh pembeli alias tidak dikonsumsi. Mungkin takut tidak bersih. Sehingga pelengkap nasi goreng ini akan terbuang sia-sia.

Keberadaan timun dan tomat pada nasi goreng tidaklah signifikan, atau tidak memiliki arti bagi masakan nasi goreng. Ada atau tidak ada kedua irisan tersebut, tidak mempengaruhi nasi goreng. Berbeda dengan keberadaan bahan lain seperti telur, ikan teri, ayam atau sosis, yang ketika ditambahkan pada nasi goreng, akan mengubah nilai nasi goreng tersebut. Tidak ada yang spesial dari keberadaan timun dan tomat.

Sebagai pengikut Yesus di tengah-tengah masyarakat, kita memiliki peranan tersendiri. Peranan tersebut bisa peranan kecil-kecilan bahkan tidak terlalu bermanfaat. Atau peranan yang signifikan. Itu semua tergantung bagaimana kita bersikap. Saat lingkungan kerja menawarkan korupsi, kita bisa saja ikut-ikutan, atau saat lingkungan studi memiliki budaya nyontek, kita juga bisa terlibat di dalamnya. Bahkan dalam mencari pasangan hidup pun kita bisa menggunakan cara-cara yang di luar nilai Alkitabiah, seperti ikut dugem sampai larut malam, bergaya hidup mewah, dan lain-lain.

Bila sikap kita sebagai pengikut Yesus sama saja dengan sikap orang yang tidak mengenal Kristus, lalu apa manfaat keberadaan kita? hanya seperti timun dan tomat di pinggir nasi goreng, ada atau tidak ada ya tidak ada artinya.

Saat kita berani menentukan sikap dan menolak tawaran yang tidak benar, Tuhan pun akan memandang kita secara signifikan. Ada promosi yang disediakan bagi Nya, saat kita lulus "ujian" akan ada kenaikan "kelas" seperti yang dialami Daniel, melalui ketaatannya, kehidupannya terus meningkat. Demikian juga dengan Yusuf yang pada akhirnya menjadi seorang pejabat tinggi.

Jadikan hidupmu berarti!
Tuhan memberkati

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.
Matius 5:16

Baca juga :
Menyatakan Kebenaran
Ibadah
Sukses aja nggak cukup,jadilah signifikan!

Menghadapi Burnout


Burnout, adalah istilah psikologi yang berarti kelelahan mental yang sangat parah. Hal ini disebabkan karena pekerjaan yang terus menerus harus dilakukan atau masalah yang tidak kunjung selesai. Masalah datang susul menyusul dan tidak terselesaikan mengakitbatkan burn out. Akitab yang lebih parah yang akan menyusul adalah depressi serta gangguan kejiwaan lainnya.


Alkitab menceritakan beberapa tokoh yang pernah mengalami burnout. Salah satunya adalah Daud. 

1 Samuel 30: 1-3
Ketika Daud serta orang-orangnya sampai ke Ziklag pada hari yang ketiga, orang Amalek telah menyerbu Tanah Negeb dan Ziklag; Ziklag telah dikalahkan oleh mereka dan dibakar habis.Perempuan-perempuan dan semua orang yang ada di sana, tua dan muda, telah ditawan mereka, dengan tidak membunuh seorangpun; mereka menggiring sekaliannya, kemudian meneruskan perjalanannya.Ketika Daud dan orang-orangnya sampai ke kota itu, tampaklah kota itu terbakar habis, dan isteri mereka serta anak mereka yang laki-laki dan perempuan telah ditawan.

Daud menghadapi masalah besar saat mereka sampai di Ziklag. Saat itu kondisi mereka sudah lelah karena sebelumnya mereka sedang melakukan persiapan untuk pertempuran (baca 1 Samuel 29). Kota Ziklag telah terbakar habis, begitu juga keluarga mereka menjadi tawanan. Bayangkan saat kita kehilangan harta maupun orang-orang yang kita kasihi. Pasti berat sekali rasanya.

1 Samuel 30:4
Lalu menangislah Daud dan rakyat yang bersama-sama dengan dia itu dengan nyaring, sampai mereka tidak kuat lagi menangis.

Daud seorang pemimpin yang pernah memenangkan beberapa pertempuran, dan tentunya yang tidak terlupakan adalah kemenangannya melawan Goliath, menjadi hancur hati dan menangis. Bahkan digambarkan ia menangis sampai tidak kuat lagi untuk menangis. Kesedihan hatinya sangat besar. Daud mengalami burn out. Ia bagaikan kehilangan segalanya.

Keadaan semakin parah ketika para pengikutnya mulai menyalahkan Daud. Ia dikambinghitamkan atas apa yang telah terjadi. Mereka berniat untuk melempari Daud dengan batu.

1 Samuel 30:6 a
Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan.

Sudah kehilangan banyak hal, masih dipersalahkan. Betul-betul situasi yang tidak mengenakkan. Saat seseorang mengalami hal seperti ini bisa "dimaklumi" kalau ia malah mengambil jalan keluar yang salah seperti memakai narkoba, minum minuman keras, dan lain-lain.

Apa yang Daud lakukan di tengah burnout yang ia alami?

1 Samuel 30:6b
Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya

Ia menguatkan imannya kepada Tuhan. Daud di tengah-tengah situasi yang buruk, kembali kepada Tuhan. Ia menyadari Tuhan yang memberikan berbagai kemenangan tidak pernah meninggalkannya.

1 Samuel 30:8
Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?" Dan Ia berfirman kepadanya: "Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan."

Daud menyerahkan permasalahannya kepada Tuhan dan ia meminta hikmat. 
Tuhan tidak pernah mengulur-ngulur waktu saat memberikan pertolongan. Ia menjawab doa dengan yang terbaik. Pada akhir kisah ini, Daud memperoleh kemenangan dan mendapatkan kembali segala miliknya.
Mengalami burnout adalah hal yang wajar. Setiap orang bisa mengalaminya.  Tetapi tidak semua orang bisa mengatasinya dengan cara yang baik. 

Kabar baiknya adalah Alkitab mengajarkan, permasalahan apapun yang kita hadapi , yang terutama harus kita lakukan adalah kembali kepada Tuhan. Minta pertolongan dan hikmat. Melalui iman percaya, kita akan melihat campur tangan Nya di dalam menyelesaikan permasalahan, betapapun sulitnya itu.

Tuhan memberkati!

Lukas 18:7
Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?

Senin, 10 Juni 2013

Pizza

Pizza adalah makanan lezat yang berasal dari Italia. Untuk membuat pizza diperlukan keahlian khusus, karena makanan ini menggunakan berbagai bahan dan cara memasaknya juga tidak sederhana. Terbukti, rasa pizza di restoran yang sudah terkenal sulit untuk dikalahkan oleh pizza-pizza yang belum mempunyai brand atau merk.


Melalui campuran berbagai bahan makanan, seperti tepung terigu (untuk rotinya), tomat, daging, nanas, jamur, keju dan lain-lain, pizza dibentuk. Kemudian dipanaskan melalui oven dalam waktu tertentu. Dimana kalau waktunya terlalu lama, pizza bisa gosong, dan kalau waktunya kurang maka ada bahan makanan yang tidak matang.

Hidup kita bisa dibilang seperti pizza yang dibentuk oleh Tuhan. Melalui berbagai pengalaman yang enak dan tidak enak kemudian dicampur dan lewat proses waktu, terbentuklah kehidupan yang indah. "bahan-bahan" nya tentu saja ada berbagai macam, seperti pengalaman sedih, pengalaman senang, kepahitan, kesuksesan, kegagalan dan lain-lain. Kalau kita hanya melihat "bahan" tersebut satu persatu tentu tidak ada artinya, tetapi ketika "bahan-bahan" kehidupan kita diolah oleh Nya, kita bisa melihat sesuatu yang baik tercipta.

Kita tidak memandang sebuah tomat sebagai pizza yang lezat, sama seperti kita tidak memandang pengalaman pahit sebagai seluruh isi kehidupan kita.

Tuhan memberkati!
dan selamat menikmati hidup bagaikan pizza yang sedang dibuat

Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu.
Mazmur 92:5

Baca Juga :


Sabtu, 08 Juni 2013

Terus Belajar

Baru sehari yang lalu, setelah sekitar 90an renungan diterbitkan di kristusyesus.com . Kami menyadari adanya kekurangan yang cukup signifikan. Yaitu masalah dalam penempatan deskripsi link. Saat kami mengamati link dari website-website lain, kok ada deskripsinya di facebook, sedangkan link dari kristusyesus.com tidak ada. Kami baru "ngeh" bahwa ada kesalahan teknis yang belum diperbaiki.

Suatu hal yang lucu karena sebuah hal sederhana yang terlupakan rupanya punya efek yang besar. Tetapi kami bersyukur karena Tuhan mengingatkan dan memberi hikmat sehingga kesalahan yang terjadi bisa segera diperbaiki, dan tidak "bablas" untuk terus menerus salah. Kami pun tidak terlalu larut menyesali kesalahan teknis tersebut. Justru adanya kesalahan membuat kami belajar untuk lebih baik lagi.


Seiring dengan berjalannya hidup, kita pun terus belajar. Belajar bagaimana menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, belajar berbisnis, belajar berkarir, atau belajar dalam rangka menyelesaikan studi. Manusia tidak langsung berlari ketika dilahirkan, ia harus merangkak terlebih dahulu dan kemudian ia belajar untuk berjalan. Saat belajar berjalan ia berkali-kali jatuh, tetapi dengan usaha yang terus menerus, akhirnya ia berhasil berjalan dan bahkan bisa berlari.

Entah di level mana kehidupan saudara, teruslah bangkit bila "terjatuh" dalam proses belajar. Dan teruslah "belajar lebih giat lagi" untuk mencapai keberhasilan yang lebih baik sehingga bisa menjadi berkat yang lebih besar lagi untuk lingkungan sekitar.  Bayi yang sudah menjadi anak-anak tidak akan cukup puas dengan hanya bisa berjalan, ia akan mempelajari lagi hal-hal yang lebih besar, seperti melompat, berlari, dan lain-lain.

Dan jangan lupa bayi-bayi yang dulu belajar itu adalah kita yang saat ini sedang menjalani kehidupan. Mari bersama-sama belajar dan terus bertumbuh di dalam Kristus.

Tuhan memberkati

Arahkanlah perhatianmu kepada didikan, dan telingamu kepada kata-kata pengetahuan.
Amsal 23:12

Iman yang memindahkan Gunung


Matius 17:20

                Di kota Kairo, Mesir ada sebuah gereja terkenal bernama Gereja Samaan. Orang yang pernah ke sana pasti akan dibuat kagum melihat gereja ini karena fisik gedung gereja menyatu dengan Gunung Mukhatam. Bentuknya menyerupai tribun stadion dengan beratapkan gunung. Gedung utamanya mampu menampung jemaat minimal lima ribu orang sekali ibadah.
                Hal menarik dari Gereja Saaman ini adalah sejarah pendiriannya. Beberapa abad lampau ketika agama Timur masih sangat menguasai Mesir, seorang ulama besar mendatangi Uskup setempat dan bertanya, “Saya dengar Injilmu mengajarkan, dengan iman sebesar biji sesawi kamu dapat memindahkan gunung. Kami memberi waktu tiga hari kepada kalian untuk memindahkan Gunung Mukhatam ini. Jika tidak terbukti, semua orang Kristen akan dibantai!”
                Maka Uskup menyerukan kepada semua orang Kristen untuk berdoa dan berpuasa sambil mengimani perkataan Yesus di Markus 11:23, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.”
                Tiga hari yang ditentukan berakhir tanpa hasil, tidak ada yang terjadi. Pada hari keempat semua orang Kristen dikumpulkan di tanah lapang dekat gunung tersebut dan siap untuk dibantai. Tetapi ketika orang percaya kembali berdoa, tiba-tiba terjadilah mujizat. Tempat itu bergoncang karena terjadi gempa bumi yang hebat. Saudara tahu apa yang terjadi? Gunung Mukhatam itu berpindah sejauh tiga kilometer dari tempatnya semula!


                Tuhan yang Mahakuasa telah meluputkan orang beriman dari pembinasaan. Kumpulan orang-orang yang nyaris dibantai itu kemudian berkembang menjadi Kristen Koptik. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Gunung masalah sebesar apapun bisa disingkirkan jika kita memintanya dalam doa yang dilandasi iman.
                Musuh besar orang Kristen di akhir zaman adalah ketidakpercayaan. Kemajuan zaman telah membutakan mata iman banyak orang bahwa Tuhan benar-benar ada. Menurut mereka, Tuhan hanya ada di gereja, tidak ada sangkut-paut dengan kehidupan sehari-hari.
                Iman kita terlalu besar hanya untuk takluk kepada namanya persoalan hidup. Iman adalah senjata orang percaya, mengapa kita tidak menggunakannya? Makna iman bukan hanya terbatasi pada tata ibadah dan ritual agama, tetapi iman adalah percaya bahwa sesuatu itu ada bahkan sebelum ia ada. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan (Ibr 11:1). Butuh kerjasama antara kita dan Allah. Bagian kita adalah percaya sedangkan bagian Allah adalah melakukan perkara ajaib. Dalam Markus 11:24, Tuhan Yesus bersabda, “Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu”. Itulah iman!


DOA
Tuhan, ampuni aku bila masih sering ragu menghadapi masalah-masalah hidup. Roh Kudus, ingatkanku selalu bahwa ada iman di hatiku yang sanggup membawaku menjadi pemenang. Di dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.


Iman adalah senjata orang percaya, mengapa Anda tidak menggunakannya?
Tatap masalah dan kalahkanlah ia!

Ditulis oleh Ishak Manik

Jumat, 07 Juni 2013

Persamaan dan Perbedaan (Memenangkan Hati 2)

Sama seperti umumnya orang-orang yang sedang mencari pasangan hidup, kita cenderung mencari persamaan-persamaan yang dimiliki oleh calon (atau calon-calon) pasangan. Saat mengetahui adanya kesamaan-kesamaan, seperti kuliah di jurusan yang sama, punya hobi yang sama, dan lain-lain kita merasa lebih "nyambung" saat berbincang-bincang dengannya. Segala sesuatu terasa menyenangkan dan penuh sukacita. Ya seperti kata pepatah namanya jatuh cinta apapun terasa bagus dan indah.

Selang beberapa waktu, saat kita sudah memiliki kedekatan dengan seseorang (masa pra-pacaran sampai masa berpacaran), akan terasa hubungan menjadi tidak selalu menyenangkan. Hal ini bukan karena pasangan dan kita tidak saling suka lagi, tetapi karena semakin kita mengenal seseorang, semakin terlihat adanya perbedaan-perbedaan. Baik dalam pandangan terhadap suatu hal maupun perbedaan-perbedaan kecil (pilihan tempat rekreasi,makan, nonton, dan lain-lain).

Perbedaan bila tidak diatasi dengan baik, akan timbul konflik. Dan pastinya perbedaan selalu ada, berarti konflik akan selalu ada di dalam hubungan. Saat fokus kita dalam mencari teman atau pacar hanya untuk melengkapi kesamaan-kesamaan, ketika menemukan perbedaan, dengan mudah kita akan memutuskan untuk "bubar jalan" atau mengakhiri hubungan. Kalau terjadi seperti ini terus, kita tidak akan bisa memiliki hubungan yang mendalam dengan orang lain.


Kabar baik untuk pembaca adalah, Alkitab memberikan jalan keluar dalam mengatasi perbedaan. Ketika itu banyak perbedaan di dalam jemaat mula-mula, dan ini pun bisa berpotensi untuk konflik. Tetapi ternyata bukannya gereja menjadi "bubar jalan" tetapi gereja atau umat Kristen terus berkembang sampai sekarang ini. Dengan didasari oleh kasih, perbedaan dapat diatasi. Melalui kasih kita mengampuni, kita bisa mengerti orang lain dan dapat memberikan teguran dengan baik.

"Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan."
Kolose 3 : 12-14 

yang menyatukan dan menyempurnakan adalah kasih. Konflik atau perbedaan tidak diselesaikan dengan materi, supaya dia senang kita belikan hadiah, atau diselesaikan melalui adu kepandaian, supaya dia "kalah" debat kita mencari informasi yang kita gunakan agar kita "menang". 

Melalui kasih yang tulus satu sama lain, perbedaan dapat direkatkan, kekurangan dapat disempurnakan. 

Tuhan memberkati.

Baca Juga :