Senin, 24 Juli 2017

Mengapa Ia menciptakan Air Mata?




Perjalanan hidup tidaklah selalu mudah. Tidak seperti di film drama yang dalam 26 episode semuanya bisa berakhir. Hidup itu benar-benar hidup dalam realita, bukan dalam tulisan novel atau akting di layar kaca. Hidup itu tidak pernah mudah. Sejak manusia diusir dari Taman Eden, hidup memang ditentukan menjadi penuh dengan perjuangan. Untuk apapun harus diperjuangkan.

Di dalam berjuang, kita akan mengeluarkan semua upaya yang kita mampu untuk tetap berdiri dan bergerak mencapai apa yang sedang diperjuangkan. Tetapi, ada masanya kita mengalami kelelahan. Ada perasaan “its enough”, sudah cukup. Timbul juga pertanyaan “will it works?” “Apakah yang saya perjuangkan ini akan berhasil?”

Jumat, 21 Juli 2017

Selamat Tinggal Chester


Kematian Chester Bennington cukup membuat saya terguncang. Saya pernah (dan masih) gemar mendengarkan lagu-lagu Linkin Park. Suara vokal unik dari Chester Bennington membuatnya benar-benar stand out. Chester tampak selalu bernyanyi dengan sepenuh hati. Jeritan dan teriakan khasnya selalu menghiasi penampilan Linkin Park.

Lirik-lirik lagu Linkin Park yang berbicara seputar gejolak emosi benar-benar menemani masa-masa sulit di dalam hidup saya. Mereka mampu menyuarakan pergumulan-pergumulan yang mungkin bagi saya atau bagi orang-orang lainnya ditutup rapat, karena takut "dosa" . Takut "dosa" kalau kecewa sama Tuhan, takut "dosa" kalau marah sama Tuhan.

Apakah Tuhan terlalu tinggi untuk diraih? Apakah Ia memang begitu menakutkan?
Sampai-sampai kita harus bersembunyi dalam kemunafikan.

Selasa, 18 Juli 2017

Perundungan (Bullying) Terhadap Orang dengan Disabilitas


Muhammad Farhan, adalah nama dari seorang mahasiswa yang menjadi korban perundungan di Kampus Universitas Gunadarma. Farhan adalah seorang mahasiswa yang hidup dalam spektrum autisme. Dalam berita yang disebarkan oleh beberapa media dituliskan bahwa Farhan adalah mahasiswa berkebutuhan khusus yang dirundung oleh beberapa mahasiswa lainnya, akan tetapi tidak dijelaskan alasan Farhan menjadi objek perundungan tersebut.

Nampaknya berita ini menjadi viral karena yang menjadi korban adalah orang dengan berkebutuhan khusus. Jika yang mengalami perundungan adalah orang “tanpa berkebutuhan khusus” maka peristiwa perundungan mungkin masih dianggap sebagai kewajaran, dan beritanya tidak akan”se-viral” berita tentang Farhan. Perundungan, secara diam-diam masih dianggap wajar oleh sebagian orang, entah dilakukan melalui media sosial atau dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ironisnya institusi pendidikan pun tidak mampu menjadi tempat percontohan ruang anti-perundungan karena perundungan tidak sewajarnya dialami oleh setiap orang, baik orang dengan disabilitas maupun orang “tanpa disabilitas.”

Kamis, 13 Juli 2017

Kelemahanku tidak Menutupi Kekuatan Tuhan


Sebagian besar orang yang dipilih oleh Tuhan di dalam Alkitab memiliki kelemahan.

Ada sifat penakut dalam diri Gideon meskipun Tuhan sudah berbicara sendiri kepadanya.Ada sifat memberontak dari diri Yunus yang sengaja menyimpang dari kehendak Tuhan. Ada juga sifat pilih kasih dari Yakub yang membuat Yusuf dibenci saudara-saudaranya.

Meskipun demikian, di tengah ketidaksempurnaan mereka, karya Tuhan tetap bisa berjalan melalui hidup mereka.

Seringkali kita menjadikan kelemahan diri kita sebagai alasan untuk tidak mau melayani Tuhan. Karena merasa masih kurang mampu atau kurang layak. Padahal yang sebenarnya terjadi dalam pelayanan adalah lebih banyaknya Tuhan berkarya melalui kita sebagai alatnya.

Rabu, 12 Juli 2017

Menjaga Langkah Anak di Dunia Online


Dewasa ini kita mengakui bahwa peranan dunia online semakin mendominasi kehidupan kita. Mulai dari media sosial, transportasi online, game online, hiburan online, bahkan di Amerika dan Eropa, gereja online juga sudah mulai bertumbuh. Gereja-gereja ini memanfaatkan media Youtube sebagai sarana untuk menghubungkan jemaat dengan pelaksanaan ibadah. Jemaat tinggal menyalakan internet dan bisa mengikuti prosesi ibadah melalui Youtube.

Memang pada dasarnya segala sesuatu dapat digunakan untuk hal yang baik, yang dapat bertujuan untuk memuliakan Tuhan. Tetapi di sisi lain, hal-hal negatif dari dunia online juga mulai menjamur dan menyebar. Dan penyebaran "penyakit online" ini menyasar pada pangsa pasar yang paling rentan, yakni anak-anak dan remaja. Mereka yang belum matang kedewasaannya sangat mudah untuk dipengaruhi, tidak hanya sebagai konsumen tetapi lebih jauh lagi, menjadi korban kriminalitas.